6 Pertimbangan Penting dan Keuntungan Saat Investasi Properti Luar Negeri

No comments

Pertimbangan Berarti serta Keuntungan Dikala Investasi Properti Luar Negeri, Berinvestasi properti tidak cuma bisa dicoba di dalam negeri, namun pula di luar negeri. Saat sebelum berinvestasi properti di luar negara, calon investor butuh mengenali keuntungan serta resiko yang bakal dialami.

Investasi properti memanglah dapat dicoba di mana saja, misalnya kalian tinggal di Surabaya tetapi memilih berinvestasi di Bali.

Ataupun kalian malah memang tinggal di Jakarta, namun memiliki sebagian investasi properti di Bandung.

Investasi Properti Luar Negeri

Perihal yang sama dapat dicoba dengan berinvestasi properti di luar negeri, kalian tinggal di Jakarta serta berinvestasi di negeri lain.

Beberapa negeri memanglah jadi tujuan orang Indonesia buat berinvestasi properti, salah satunya merupakan Australia. Kebetulan jarak Indonesia dengan Australia memanglah relatif dekat, tidak hanya pula beberapa keunggulan yang lain.

Kenapa Berinvestasi di Properti di Luar Negara?

Terdapat banyak alasan kenapa orang berinvestasi di properti di luar negeri. Misalnya, properti di luar negeri bisa jadi sumber buat liburan ataupun rumah peristirahatan. Membeli properti tersebut menghasilkan keuntungan investasi unik yang dijabarkan di bawah ini.

Salah satu manfaat terutama merupakan diversifikasi internasional, yang ialah kunci dari tiap strategi investasi modern. Diversifikasi membantu kurangi resiko memusatkan seluruh investasi di satu area serta tingkatkan profil risk- return dari portofolio investasi.

Investor pula bisa menghindari Bea Materai Pembeli Tambahan/ Additional Buyer’s Stamp Duty( ABSD) yang besar di Singapore, yang dikala ini sebesar 12% buat properti residensial kedua yang dipunyai serta 15% buat properti ketiga.

Tidak hanya buat melindungi investasi Kamu, membeli properti di luar negara pula membolehkan Kamu mendapatkan return yang lebih tinggi terutama dibandingkan dengan hasil yang rendah di Singapore sebesar 2- 3%. ataupun kamu bisa memakai www.mortgagecalculator.uk buat menghitung nilai kredit investasi property di luar negeri

Kenapa Berinvestasi di Properti di Luar Negeri?

1) Buat owner HDB

Owner apartemen Housing and Development Board( HDB) cuma bisa berinvestasi di properti residensial di luar negeri sehabis memenuhi Minimum Occupation Period( MOP) selama 5 tahun.

Sehabis MOP berakhir, owner apartemen HDB bisa menjual serta menyewakan apartemen sekalian bisa berinvestasi di properti pribadi dari dalam serta luar negeri.

MOP berlaku buat apartemen yang dijual kembali ataupun baru, mulai dari tanggal Kamu secara resmi mempunyai apartemen tersebut. Sehabis periode MOP berakhir, tidak terdapat batas jumlah properti pribadi yang bisa Kamu beli.

Tetapi, bila Kamu mau berinvestasi di properti non- hunian di luar negeri, Kamu bisa melakukannya apalagi saat sebelum periode MOP. Properti ini umumnya berbentuk real estat komersial, semacam industri, ritel, serta pengembangan campuran lainnya.

Sehabis Kamu penuhi persyaratan yang berlaku buat apartemen HDB Kamu serta berinvestasi di properti lokal ataupun luar negara, owner HDB yang ialah PR Singapore butuh menjual apartemen HDB dalam waktu 6 bulan.

2) Aturan Umum

Tabungan CPF tidak bisa digunakan buat berinvestasi di properti luar negara sebab cuma bisa digunakan buat membeli properti di Singapore.

Ini bisa jadi jadi beban keuangan untuk sebagian orang sebab Kamu wajib membayar pengeluaran tunai awal yang lebih besar serta pula pembelian yang sebenarnya.

Tetapi, properti di negeri lain biasanya mempunyai harga lebih rendah daripada properti Singapore. Dengan demikian, berarti buat meringkas berbagai aspek serta membuat keputusan yang pas dengan penilaian keuangan yang merata saat sebelum pembelian.

Buat orang yang mau membeli apartemen HDB, Kamu wajib menjual properti residensial di luar negara dalam waktu 6 bulan sehabis membeli apartemen HDB.

Ketentuan ini berlaku buat properti residensial pribadi di dalam negara ataupun luar negara. Sehabis pembelian apartemen HDB, aturan buat owner apartemen HDB berlaku bila Kamu mau melakukan investasi di properti lokal ataupun luar negara.

Negeri buat Investasi

Saat sebelum melaksanakan Investasi Properti Luar Negara, investor betul- betul butuh memahami banyak bidang. Kelalaian dalam salah satu dari ini berpotensi berdampak kurang baik pada keuntungan Kamu.

1) Keakraban dengan Pasar/ Pemahaman Pasar

Investor wajib melaksanakan riset merata ke pasar yang mereka pertimbangkan buat berinvestasi. Sebab pasar real estat berbeda dari satu daerah ke daerah lain, investor wajib melengkapi diri mereka dengan pemahaman yang mencukupi tentang pasar tertentu saat sebelum melakukan transaksi.

Sebab investasi real estat merupakan bisnis lokal, investor butuh mempunyai pegangan yang kokoh baik di tingkatan makro ataupun mikro.

  • Semacam apa gambaran suplai yang bakal datang?
  • Gimana tren harga, sewa serta volume transaksi?
  • Gimana kinerja segmen pasar tertentu dibanding dengan segmen yang lain?
  • Apa yang mendorong ekonomi lokal serta segmen pasar persewaan?
  • Gimana suasana pasar tenaga kerja? Kemana arah suku bunga?
  • Gimana regulator memandang zona ini serta resiko kebijakan apa yang ikut serta?

Ini merupakan catatan yang panjang. Namun berinvestasi tanpa wajib memahami pasar lokal adalah berjudi serta merupakan resep buat bencana.

Banyak investor mendatangi peluncuran properti di luar negara di mana para broker bakal menampilkan betapa menariknya suatu kesempatan serta mendasarkan keputusan mereka pada apa yang disajikan.

Tidak perlu dikatakan lagi kalau broker terdapat buat menjual, hingga investor tidak cuma butuh melaksanakan pendekatan dengan dosis skeptisisme yang sehat, namun pula butuh melaksanakan due diligence( uji tuntas) sendiri.

Bagaimanapun pula, broker menciptakan duit mereka dari penjualan itu sendiri namun konsekuensi dari investasi jatuh pas pada investor pada kesimpulannya.

Selaku contoh, Kamu tidak sempat mendengar broker yang menjual apartemen di Australia memperingatkan calon investor kalau investor menjual ke pasar yang lebih kecil dikala divestasi. Bersumber pada peraturan dikala ini, cuma masyarakat Australia yang diizinkan mendapatkan properti dari pasar sekunder.

Keakraban dengan Pasar/ Pemahaman Pasar

2) Keamanan Kepemilikan Properti, Kekuatan Kerangka Regulasi

Konsumen wajib menekuni undang- undang tentang keahlian buat memegang hak kepunyaan atas properti serta persyaratan yang dibutuhkan buat mengamankan hak kepunyaan tersebut. Kebijakan buat investasi real estat asing berbeda- beda di tiap negeri serta berarti buat memperhatikan perubahan hak hukum.

Misalnya, perubahan legislatif Selandia Baru dikala ini menekankan pelarangan kepemilikan asing atas properti tempat tinggal dengan pengecualian untuk orang asing dengan status kependudukan, masyarakat Australia serta Singapore.

Foreign Investment Review Board( FIRB) Australia sudah melarang kepemilikan asing atas properti residensial yang terdapat. Walaupun Vietnam mengesahkan undang- undang yang mengizinkan orang asing buat mempunyai properti pada dini tahun 2015, terdapat pembeli yang belum bisa menerima hak milik mereka separuh dekade setelah itu.

3) Opsi serta Implikasi Pembiayaan

Bila Kamu memerlukan pinjaman finansial, Kamu bisa meminjam dari bank lokal ataupun di negeri tempat investasi properti asing. Tetapi, pertimbangkan suku bunga, mata duit pinjaman serta batasan pinjaman.

Tidak seluruh bank lokal sediakan pinjaman properti di luar negara, serta mereka yang memberikan cuma bisa menghalangi pinjaman properti ke sebagian kota di negeri tertentu semacam Inggris ataupun Australia.

Total Debt Servicing Ratio( TDSR) pula bakal berlaku bila Kamu bermaksud buat memperoleh pinjaman dari bank lokal di Singapore, yang menghalangi jumlah yang bisa digunakan peminjam buat pembayaran kembali hutang sampai 60 persen dari pemasukan kotor bulanan mereka.

Tidak hanya itu, batasan nilai pinjaman bermacam- macam antara bank serta negeri yang berbeda serta berkisar antara 50%– 80%. Sebab itu Kamu wajib dengan teliti menyamakan layanan bank yang berbeda buat menciptakan yang sangat cocok dengan tujuan investasi Kamu.

Investor pula bisa memilih buat memperoleh kredit terjamin( recourse loan). Kredit terjamin menolong pemberi pinjaman buat memperoleh kembali investasinya bila peminjam tidak bisa membayar kewajibannya serta nilai peninggalan yang mendasarinya semacam properti di luar negara tidak lumayan buat menutupinya.‘

Dalam perihal ini, pemberi pinjaman bisa mengejar peninggalan pribadi peminjam. Walaupun kredit terjamin bisa jadi lebih gampang diperoleh peminjam, bila terjadi gagal bayar hingga peninggalan peminjam jadi berisiko.

Tidak hanya memperoleh pinjaman bank, konsumen bisa memikirkan opsi lain semacam membayar langsung memakai uang tunai ataupun memakai pembiayaan kepada pengembang( developer financing).

Pembayaran tunai membolehkan konvensi ditutup lebih cepat, namun disarankan cuma bila properti telah dibangun.

Terdapat resiko kalau pengembang/ developer bakal mengalami kesusahan keuangan serta menunda penyelesaian proyek, sehingga susah buat memperoleh uang kembali dalam situasi ini.

Tergantung pada wilayahnya, Kamu pula bisa mendanai memakai pembiayaan kepada pengembang bila Kamu berinvestasi di properti yang lagi dikembangkan.

Pembiayaan semacam itu umumnya mengaitkan lebih sedikit dokumen serta pembatasan yang tidak sangat memberatkan, serta terkadang apalagi bebas bunga sebab pengembang termotivasi buat menutup penjualan.

Selaku aturan praktis, pengembang yang memakai langkah- langkah pembiayaan tersebut cenderung ialah pemain yang kurang mapan ataupun dihadapkan pada keadaan penjualan yang menantang serta investor butuh mewaspadai skenario tersebut.

4) Pengelolaan Aset

Pengelolaan aset bertujuan buat mengoptimalkan nilai properti serta hasil investasi dengan kurangi pengeluaran, kurangi kewajiban serta resiko, dan menemukan sumber pemasukan terbaik.

Namun bisa jadi merepotkan untuk Kamu buat mengelola properti Kamu di luar negara sebab ketidaknyamanan geografis serta banyak yang memilah buat menyewa manajer properti buat tugas ini.

Umumnya manajer properti mengelola properti real estat. Tanggung jawab mereka tercantum menyewakan properti buat menggapai komposisi sewa serta pemasukan sewa terbaik, dan melaksanakan kegiatan pemasaran ataupun program buat memelihara properti.

Selaku imbalannya manajer properti dibayar biaya pengelolaan properti dari investasi aset. Banyak investor berpengalaman berbagi pengalaman kalau menemukan manajer properti yang baik bukanlah mudah.

Buat mempekerjakan manajer properti yang sangat cocok Kamu wajib mencoba mempelajari lebih lanjut tentang pengalaman serta rekam jejak manajer dan melihat struktur biaya buat memastikan kalau kepentingan investor dilindungi.

5) Pajak serta Struktur

Terdapat bermacam pertimbangan pajak yang butuh Kamu pertimbangkan buat investasi properti di luar negara, bergantung di mana Kamu berinvestasi.

Sebab ini merupakan topik yang berpotensi rumit, investor wajib mencari nasihat pajak dari sumber yang bisa dipercaya serta tidak sangat tergantung pada data yang diberikan oleh agen real estat yang tidak siap buat menanggulangi persoalan tentang topik ini.

Tergantung pada daerah investasi serta yurisdiksinya, seorang bisa mencari cara buat meminimalkan paparan pajak investasi mereka.

Oleh sebab itu, investor wajib terbiasa dengan kebijakan pajak dalam serta luar negara dengan perencanaan pajak yang cermat saat sebelum berinvestasi supaya bisa mengoptimalkan pengembalian/ return.

6) Pertimbangan Hukum

Untuk mayoritas negeri, hak investor asing buat membeli properti tidak berarti persamaan hak buat tinggal, bekerja serta tinggal di negeri tersebut. Tergantung pada negeri tempat investasi, undang- undang properti bisa mencerminkan tingkatan resiko kelembagaan tertentu sebab undang- undang tersebut bisa menghalangi ataupun tidak fleksibel untuk investor asing.

Tergantung pada zonasi lahan, sebagian negeri semacam Thailand mengharuskan properti terletak di bawah nama penduduk lokal, yang menyebabkan resiko besar untuk pembeli sesungguhnya.

Sebagian negeri lain menghalangi investor asing cuma 30- 40% dari kepemilikan properti, namun terdapat permasalahan pengembang melanggar batasan itu sehingga merugikan investor asing yang sudah membayar unit mereka.

Oleh sebab itu, investor butuh membekali diri dengan uraian yang baik tentang pertimbangan hukum di negeri tempat penanaman modal.

Demikian pula, pertimbangkan tingkatan resiko regulasi. Menemukan negara- negara dengan rezim peraturan normal yang menunjang investasi asing merupakan metode yang baik buat mempersempit pilihan investasi.

Pilihan Lain buat Dipertimbangkan

Terlepas dari manfaat investasi real estat luar negeri, investasi di luar negeri senantiasa ialah kegiatan padat modal. Buat menghindari tantangan ini, investor bisa memikirkan investasi bersama dengan anggota keluarga serta teman buat kurangi ukuran tiket investasi orang mereka serta mengelola resiko konsentrasi yang berlebihan.

Ini dapat jadi jalan yang pas, asalkan seluruh investor sejalan dalam hal harapan serta tujuan investasi, baik dengan kewajiban masing- masing serta setidaknya terdapat satu orang di dalam tim yang lumayan dilengkapi dengan pengalaman serta pengetahuan yang dibutuhkan buat mengelola investasi.

Sayangnya kondisi- kondisi ini rentan terhadap pergantian dalam dunia yang dinamis ini serta sangat susah buat dipadati dalam praktiknya.

Pengaturan yang longgar semacam itu menyisakan banyak ruang buat ketidaksepakatan, ataupun apalagi tuntutan hukum.

Selaku contoh kemampuan komplikasi, pertimbangkan skenario di mana satu orang dalam tim gagal membayar cicilan mereka, serta seluruh orang dalam tim jadi bertanggung jawab atas pelanggaran tersebut. Pengaturan tersebut bisa mengganggu ikatan bila keputusan tersebut bukan buat kemauan seluruh orang.

Untungnya kemunculan platform investasi bersama membolehkan investor buat menanggulangi banyak tantangan yang dialami oleh investor di tingkatan individu.

Memanglah popularitas platform semacam itu sudah melonjak secara signifikan dalam sebagian tahun terakhir sebab investor mulai menyadari manfaat yang mereka bawa.

Dengan pemilihan platform yang pas, investor berkesempatan buat menggunakan sekalian kurangi tantangan yang secara tradisional menyertai investasi properti lintas negeri.

Contohnya pada platform tersebut penawaran bagus yang disaring oleh para handal sehingga bisa kurangi kerumitan investor buat memilah serta mengelola sendiri investasinya.

Kesimpulan Saat Investasi Properti Luar Negeri

Secara totalitas, investasi properti di luar negara menghasilkan keuntungan besar di bawah jalan yang benar dengan perencanaan keuangan yang hati- hati.

Calon investor wajib membekali diri dengan pengetahuan yang mencukupi semacam pemahaman pasar, dan menjajaki hukum serta peraturan terkait.

Keberhasilan investasi ke properti di luar negara bukan cuma proses yang menghabiskan sumber daya, namun pula memerlukan kemampuan khusus domain yang memerlukan waktu bertahun- tahun buat tumbuh.

Dengan timbulnya platform investasi bersama, investor saat ini bisa mendapatkan keuntungan dari investasi real estat sembari menjauhi resiko konsentrasi yang berlebihan asalkan mereka memilah platform yang pas.

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment